Senin, 25 Juli 2016

UAS Semester Genap Dosen pengampu Choirul Fajri, S.I. Kom, M.A



TUGAS DIGITAL MEDIA
KEWIRAUSAHAAN DI MEDIA DIGITAL (PERKEMBANGAN, DAMPAK, DAN PERAN MEDIA)



DISUSUN OLEH
HENGKI PRABOWO
1500030039
KELAS: A
Dosen pengampu  Choirul Fajri, S.I. Kom, M.A

Program Studi Ilmu Komunikasi
Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi
Universitas Ahmad Dahlan
Yogyakarta 2015/2016



BAB I
PENDAHULUAN

Media baru merupakan sebuah terminologi untuk menjelaskan konvergensi antara teknologi komunikasi digital yang terkomputerisasi serta terhubung ke dalam jaringan . saat ini dijaman sekarang internet sudah menjadi suatu hal yang biasa dan kini bergeser menjadi salah satu kebutuhan masyarakat umum diindonesia . para pelaku bisnis pun baik pemula maupun yang sudah memiliki tempat usaha melihat hal tersebut sebagai celah dan kesempatan untuk membuka dan memperluas usaha yang mereka punya melalui internet, yaitu dengan berbisnis online
Dalam dunia bisnis diperusahaan, dapat meningkatkan efesiensi tidak selalu harus dengan melakukan konsep menekankan biaya (Ansof dan Sullivan, 1991). Hal ini disebabkan karena dalam bisnis modern saat ini peranan daya saing adalah sangat sentral daya saing ini akan berbeda untuk perusahaan yang satu dan perusahaan yag lain disebabkan karena setiap perusahaan mempunyai return of investment (ROI) yang berbeda-beda.
Perilaku etika dalam bisnis merupakan suatu rangkaian prinsip/aturan  norma yang harus diikuti apabila menjalankan bisnis. Etika sebagai norma dalam suatu kelompok bisnis akan dapat menjadi pengingat anggota bisnis lainnya mengenai suatu tindakan yang terpuji (good condcut) yang selalu harus dipatuhi dan dilaksanakan
Seperti perusahaan gojek yang saat ini menjadi pesat perkembangannya, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja diberbagai sektor informal di indonesia. Aplikasi gojek juga menyediakan berbagai macam layanan kepada masyarakat termasuk transportasi dan antar pesan makanan dan juga mempermudah masyarakat untuk bekerja ketika kondisi jalan yang selalu macet sehingga dengan adanya gojek online menjadi pilihan utama bagi khalayak masyarakat.

BAB II
PEMBAHASAN

Kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha. Wira berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan,berbudi luhur. Gagah bernaidan dn berwatak agung. Usaha berarti perbuatan amal, bekerja, berbuat sesuatu. Jadi wirausaha itu mengarah kepada orang yang melakukan usaha/kegiatan sendiri dengan segala kemampuan yang dimilikinya . sedangkan kewirausahaan menunjuk kepada sikap mental yang dimiliki seorang wirausaha dalam melaksanakan usaha/kegiatan. Bisnis informatika itu sendiri adalah pekerja yang dilakukan individu atau kelompok untuk mendapatkan keuntungan layaknya sebuah bisnis yang memanfaatkan teknik informatika, contohnya internet maupun aplikasi yang ada di handphone. Yang kita ketahui zaman sekarang bisnis informatika berkembang pesat.
 saya mengambil contoh di ibukota indonesia sedang diserbu oleh pasukan hijau yang menciptakan kehebohan dikalangan masyarakat urban. Dimana anda berada saat menelusuri jalan akan terlihat satu-dua motor yang penumpangnya mengenakan jaket hijau dengan tulisan Gojek di belakangnya. Melihat perkembangan Gojek memang sangat menarik karena merupakan startup pioner dibidang ojek online sehingga tampaknya cukup fair jika gojek dijadikan contoh, harapanya perkembangannya Gojek ini dapat menjadi suatu story yang dapat diambil sebagian lesson learned bagi startup lainnya. Dan dengan aplikasi Gojek online ini dapat memberikan pelayanan terhadap pelanggan atau pengguna jasa gojek, mulai dari mengatarkan pelanggannya sampai dengan mengantarkan barang baik skala kecil maupun besar dan juga menyediakan jasa pemesanan makanan, dan masih banyak lagi jasa yang ditawarkan oleh gojek.
  
Ø  PERKEMBANGAN
Teknologi digital media  tidak akan pernah dapat dipisahkan dari dunia ekonomi, dan konsep suatu revolusi industri mendahului suatu konsep revolusi komunikasi-panjang, berkesinambungan dan tidak pernah selsai. Konsep kedua yang dengan jelas sekali diformulasikan hanya pada abad ke-20, telah memulai mendapatkan bentuknya dalam abad ke-19. Mengikuti apa yang dinamakan Charles Knight waktu dan ruang’ maka waktu(dan jarak) ditentukan kembali di bawah pengaruh pertama-tama dari kereta api dan kapal api dan kemudian dari kumpulan media baru..
Pemanfaatan dimedia digital saat ini memang menjadi pilihan tepat bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis yang dijalankanya . mudahnya akses internet saat ini, biasanya manfaat yang didapatkan, serta murahnya biaya yang dibutuhkan menjadi alasan utama bagi para pelaku usaha sebelum para pelaku usaha memilih media online sebagai solusi tepat untuk memperluas jangkauan bisninya.
Teori Niche dapat digunakan untuk riset tingkat kompetisi antar media. Teori ini juga dapat digunakan untuk mengukur antar progam PR beberapa perusahaan. Bagi praktisi PR, riset ini berguna sebagai upaya melakukan monitoring lingungan eksternal, misalnya untuk mengukur persaingan dengan kompetitor.  Pandangan ekologi ini bila diaplikasikan pada media bisa disebut sebagai ‘’Ekologi Media’’. Ekologi media berkenan dengan hubungan timbal balik antara media dengan lingkungan penunjangnya, media berinteraksi dengan lingkungannya.
Secara ekologis ruang kehidupan dan tingkat persaingan media dapat diriset secara kuatitatifdengan menghitung besaran nichenya. Niche didefinisikan sebagai semua komponen dari lingkungan di mana organisasi atau populasi berinteraksi (Dimmick, 1984: 105).
Untuk mengukur tingkat persaingan terhadap sumber penunjang berupa iklan dan isi pesan, periset terlebih dahulu menggunakan metode analisis isi. Sementara untuk mengukur persaingan memperebutkan khalayak, periset menggunakan survei.
Ø  PERAN MEDIA
Sejatinya, media  berfungsi sebagai  media komunikasi, informasi dan dengan sendirinya pendidikan. Tentu saja tidak ada yang kontroversial dengan fungsi tersebut. Barulah pada sisi aplikasi sebagai media bisnis, silang pendapat muncul karena persepsi, perspektif, dan kepentingannya kemudian bisa menjadi berbeda-beda. Tentu saja, sesungguhnya  prinsip itu merupakan sesuatu yang normal saja. Namun ketika bisnis terjadi eksploitasi berlebihan, asas keadilan menjadi terusik. Sisi perasaan publik terabaikan, dan itu yang harus dipersoalkan mengingat tingkat penetrasi media  yang tinggi.
Penerapan tekonologi media sosial sudah banyak diterapkan pada perusahaan-perusahaan yang berskala nasional maupun swasta. Penerapan teknologi media dan informasi ini menyebabkan perubahan dalam kebiasaan atua  habitat yang baru pada dunia bisnis/usaha. Seperti pemanfaatan E-Commerce sebagai media perdagangan yang menggunakan media internet yang saat ini tidak suit untuk dijangkau oleh semua kalangan. Pengaruh ini memberikan kemudahan dan kelancaran dalam melakukan urusan bisnis meskipun rekan bisnis tersebut berada dinegara lain, hal ini bisa diatasi dengan memanfaatkan video conference maupun internet call yang bisa digunakan sewaktu-waktu dan tidak memungut biaya yang begitu besar, jejaring media seperti ini hadir di semua industri global
Kemudian untuk memasarkan sebuah produk untuk dijual sangatlah mudah, tidak perlu komunikasi langsung kepada audien atau sasaran yang dituju, karena dengan kemajuan modern sekarang ini media dapat dengan mudah untuk memasarkan/mengiklankan  sebuah produk salah satunya bisa melalui media online, internet dan masyarakat dengan mudah untuk mencari keperluannya dengan adanya produk yang di iklankan lewat media  online tersebut.
Contoh peran media internet sebagai dunia bisnis :
a.       Menciptakan basis bagi klien atau pelanggan untuk mendapatkan klien atau pelanggan baru dan menciptakan basis klien tidak selalu dapat diperoleh dengan mudah, namun dengan adanya media internet dapat memberikan alternatif wadah yang tepat untuk dijadikan sebagai tempat untuk basis pertemuan jutaan orang dieluruh dunia.
b.      Analisis Produk Dan Pasar, internet dapat dijadikan tempat yang baik untuk melakukan riset pemasaran karena produsen atau perusahaan dapat langsung berhadapan dengan pelanggannya. Analsis pasar akan membantu perusahaan untuk mendapatkan ide dalam pengembangan produk baru yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pelanggan.
c.       Akses informasi dan penyebaran informasi mempublikasikan berita melalui internet dapat tersebar luas.
d.      Komunikasi yang cepat dan pengiriman Dokumen Dengan Biaya Murah, berbagai fasilitas yang ada di internet telah banyak membuktikan mampu mempercepat komunikasi dengan orang yang dituju. E-mail adalah salah satu contoh yang telah banyak dimanfaatkan oleh banyak orang  untuk mengirim atau menerima dokumen.
Media memiliki tiga sifat atau karakteristik yang berperan membentuk opini publik yaitu: ubikuitas, kumulatif dan konsonan.
·         Sifat ‘’ubikuitas’’ mengacu pada media merupakan sumber informasi yang sangat luas karena terdapat dimana saja, dengan kata  lain ubikuitas adalah  kepercayaan bahwa media terdapat dimana-mana. Karena media terdapat dimana saja maka media menjadi instrumen yang sangat penting, diandalkan selalu tersedia ketika orang membutuhkan informasi.
·         Sifat ‘’kumulatif’’ media mengacu pada proses media yang selalu mengulang-ulang apa yang di sampaikannya. Pengulangan terjadi disepanjang program, baik pada satu media tertentu ataupun media lainnya. Neolle-Neumann (1993) menyebut hal ini sebagai ‘’reciprocal influence in building up frame of refrence’’ ( pengaruh timbal balik dalam membangun kerangka acuan)
·         Sifat ‘’konsonan’’ mengacu pada kesamaan kepercayaan sikap dan nilai-nilai yang dianut media massa. Noelle-Neumann menyatakan, bahwa konsonan dihasilkan berdasarkan kecenderungan media menegaskan atau melakukan konfirmasi terhadap pemikiran dan pendapat mereka sendiri, dan menjadikan pemikiran pendapat itu seolah-olah berasal dari masyarakat.
Ø  DAMPAK POSITIF
·         Dengan cara yang tepat pemilik usaha membangun hubungan yang erat dengan pelanggannya
·         Melalui media online target pemasaran bisa ditentukan dengan mudah, menghemat banyak waktu dan biaya
Ø  DAMPAK NEGATIF
·         Data dapat dicontek bahkan dipakai oleh pesaing
·         Memerlukan waktu dan tenaga tambahan untuk memonitor informasi  bisnis di media  online
Fata-fakta baru ini sering muncul mengakibatkan perubahan paradigma (paradigm shift) yaitu pemikiran kembali secara mendasar dan bahkan radikal mengenai apa yang kita percaya sebagai benar (kuhn, 19970). Menurut Baran (2002) teori komunikasi massa juga terbuka terhadap perubahan paradigma yang antara lain disebabkan kemajuan media digital. Keadaan ini dapat mengubah situasi komunikasi massa menjadi fundamental.

BAB III
PENUTUP

Ø  KESIMPULAN
Dengan adanya media digital saat ini dapat mempermudah bisnis atau usaha agar tidak mengalami kesulitan ketika melakukan pemasaran, salah satunya yaitu aplikasi gojek online ini memberikan pelayanan bagi masyarakat untuk berpergian kamanapun , dan menjadikan solusi untuk menghindari kemacetan teknologi di era sekarang ini
Ø  SARAN
Semoga dengan adanya media-media baru seperti transportasi online ini memberikan pengaruh baik transportasi bagi kalangan masyarakat dan tidak menimbulkan perpecahan masalah apapun.
DAFTAR PUSTAKA

1.      Teori Komunikasi. (penulis: Morissan )
2.      Bussines Comunication (penulis: Guffey Ellen Mary, Rhodes Kathleen Rhodes)
3.      Sejarah Sosial Media   (penulis: Gutenberg sampai internet)
4.      Manajemen Pemasaran Dalam Bisnis Modern (penulis: Dr. Soekartawi)
5.      Bussines Entrepreneuer (penulis: Dr. Eman Suherman, SE., M.Pd )
6.      Teknik Praktisi Riset Komunikasi (penulis: Rachmat Kriyantono, S. Sos., M. Si. )

7.      Etika Bisnis bagi Pelaku Bisnis (penulis: Agus Arijanto, S.E., M.M. )

Tugas Digital Media

NAMA            : HENGKI PRABOWO
KELAS           : A
NIM                : 1500030039
M.K                 : DIGITAL MEDIA

DETIK.COM DAN KOMPAS
Media Online Tersegmentasi : FACEBOOK

KEBERAGAMAN INFORMASI
Data dan informasi yang tersedia hanya sebagai rujukan atau referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan atau bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data atau informasi seakurat mungkin, semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi
FITUR YANG DI TAMPILKAN
Tampilannya cukup menyita perhatian kepada khalayak  karena sangat menarik, gaul, meriah dan berwarna-warni seperti
·         iklan yang di pasang di detik.com,  Kompas dan Facebook
Setelah melalui proses moderasi, iklan akan tampil di seluruh kanal dan berbagai posisi banner yang ada di detikcom dan kompas Promosi produk / jasa pun siap dilihat oleh 70 juta pembaca
·         Aplikasi detik.com dan Kompas yang sudah terpasang di berbagai media seperti googleplay dan playstore
KONTEN (UPDATE BERITA)
Menyajikan beberapa informasi mengenai berita-berita yang di kutip sebagai berikut:
Menu-menu yang ditampilkan dalam official web tersebut bisa dibilang lengkap karena merupakan situs warta Nasional, juga Memuat berita ekonomi dan keuangan, Berisi informasi berita politik-peristiwa, Informasi tentang resep makanan dan kuliner, Berisi info gosip artis/selebriti dan infotainment, Memuat informasi teknologi informasi, Memuat informasi teknologi informasi,  Memuat informasi mengenai otomotif, Memuat informasi tentang liburan dan pariwisata dan Tempat pengakses mengisi info atau artikel, foto, video di halaman blog pribadi




  
keberagaman berita inilah yang menarik minat para pembaca untuk mengakses situs ini. 

INTERAKTIVITAS DAN KONEKTIVITAS DENGAN USER
Dalam interaktivitas user atau pengguna lumayan banyak itu bisa dilihat dari komentar yang ditinggalkan dan banyaknya pembaca atau user yang membagikan tautan berita tersebut. tingkat interaktivitas yang tinggi ini dipengaruhi karena situs warta Nasional yang sudah dikenal oleh sebagian besar masyarakat di indonesia. ringkat interaktivitas user juga bisa dipengaruhi oleh menu atau content yang ada dalam situs tersebut. Menu dan content berita dibedakan menjadi beberapa kategori sehingga memudahkan user atau pembaca untuk mencari berita yang ingin dibaca sesuai dengan kategorinya.



ANALISASI

Menurut saya, berita yang disampaikan cukup untuk memeberi tahu masyarakat, tidak. Pembuat berita hanya mengedepankan kelucuan atau rasa humor, dibuat dengan apa adanya, tidak menggunakan Kode Etik Jurnalistik sebagai dasar pembuatan berita pada media online, sering kita temui banyak berita online seperti ini yang menggunakan kata tidak baku, karena untuk mempermudah berita yang dibuat dapat dipahami oleh khalayak. Jika dilihat dari layak berita sesungguhnya belum memenuhi untuk dinilai layak, ada beberapa aspek yang kurang dipenuhi, namun begitulah media online, yang dituntut serba cepat untuk memberikan informasi.

Kamis, 24 Maret 2016

DIGITAL MEDIA

1. Bagaimana proses digitalisasi televisi di indonesia ?
Proses digitalisasi diindonesia sudah merencanakan switch-off analog secara nasional dilakukan pada awal tahun 2018. Pemerintah berargumentasi bahwa hampir lebih dari 85% wilayah dunia sudah mulai mengimplementasikan TV digital termasuk singapura dan malaysia mereka sudah menggunakan sejak 2011 dan Indonesia bisa terisolasi secara teknologi kalau tidak segera menerapkan digitalisasi sehingga rakyat dirugikan.
Masyarakat sebenarnya, bukan tidak setuju dengan digitalisasi Yang mereka khawatirkan mungkin proses yang terkesan terburu-buru dan tidak transparan. Sehingga Pemerintah seperti sedang kejar tayang dan Digitalisasi saat ini tidak memiliki hukum yang jelas, Sehingga sampai saaat ini banyak prokontra yang berpkepanjangan yang tidak jelas masalahnya . Dengan sistem digital satu kanal dapat memuat 6 kali lebih banyak program siaran sehingga masalah keterbatasan frekuensi ini diharapkan dapat teratasi. Namun,berpindah teknologi analog menuju ke digital tidak dapat dilaksanakan secara terburu-buru tanpa persiapan matang. Transisi ini dalam praktiknya sangat terkait dengan kesiapan infrastruktur dan aspek nonteknologis seperti kondisi sosial-ekonomi, serta payung regulasi yang memadai sehingga semua yang berkepentingan, baik pemerintah, perusahaan siaran, dan terutama masyarakat tidak dirugikan. Jika pada akhirnya tidak ada jaminan diversity of ownership dan diversity of content  maka secara substansi tidak ada perubahan yang berarti.

2.  Bagaimana karakteristik digitalisasi media televisi dibandingkan media lainnya ?
Karateristik digitalisasi media televisi dapat dilihat dari segi pandangnya diantaranya :
Media Pandang dengar (audio-visual)
Maksutnya media pandang sekaligus media dengar televisi berbeda dengan media cetak yang lebih merupakan media pandang. Televisi juga berbeda dengan radio yang merupakan media dengar,orang memandang gambar yang ditayangkan televisi,sekaligus mendengar atau mencerna narasi atau naskah dari gambar tersebut.
Mengutamakan gambar yaitu Kekuatan televisi ini juga terletak lebih pada gambar. Gambar dalam hal ini gambar hidup, membuat televisi lebih menarik di bandingkan media cetak. Narasi atau naskah bersifat mendukung gambar.
Mengutamakan kecepatan ,maksutnya  Jika deadline media cetak 1 x 24 jam, deadline atau tenggat televisi bisa disebut setiap detik
 Bersifat Sekilas ,Maksutnya jika media cetak mengutamakan dimensi ruang, televisi mengutamakan dimensi waktu atau durasi, berita televisi bersifat sekilas tidak mendalam dan dengan durasi tayang terbatas
Bersifat Satu ArahTelevisi dalam arti pemirsa tidak bisa pada saat itu juga memberi respon balik terhadap berita televisi yang di tayangkan, kecuali dalam beberapa program interaktif, pemirsa hanya punya satu kesempatan untuk memahami berita televisi.

3.  Jelaskan hambatan dan kendala dalam proses digitalisasi televisi ?

Hambatan dalam proses digitalisasi televisi , masyarakat tidak mau membelanjakan uang untuk membeli paket digital yang menyertakan beberapa channel yang bisa mereka dapat, karena sebagian orang yang tidak mampu merasa keberatan
mengeluarkan uang untuk membeli televisi digital dan hambatan lainnya, masyarakat yang masih belum memiliki televisi khusunya di plosok atau didesa bagaimana mereka mau berpidah  ke televisi digital, sedangkan sebelumnya saja mereka tidak miliki televisi. Kemudian mereka yang belum bisa membeli TV digital apakah masih bisa menerima frekuensi terhadap tv analog tersebut?

Kendala dalam proses digitalisasi diantaranya harus dipersiapkan yang matang dan ditentukan alat teknologi dengan standarisasi nasional agar tidak mengalami masalah . dan dalam bidang penyiarannya itu harus diperbaiki lagi 

Kamis, 17 Maret 2016

Seberapa besar pengaruh agenda setting terhadap popularitas sebuah isue, media,dan perhatian publik.?

  A. Perbedaan media, yang dimaksudkan pengaruhnya  adalah perbedaan coverage media yang ada pada komunitas, kelompok masyarakat, wilayah atau negara tertentu. Diyakini bahwa sekalipun ada kecenderungan uniformitas dalam menyiarkan berita (isu), namun beberapa media tertentu memberikan tekanan dan porsi yang berbeda dalam menyiarkan berita. Framing dan priming merupakan salah satu bukti akan hal ini. Tekanan dan porsi yang berbeda berpengaruh terhadap aseptibilitas agenda media di kalangan audiens. Ini  berarti bahwa media yang lebih diterima oleh audiens akan mempunyai efek agenda setting yang lebih besar.

 B. Perbedaan isu, dilihat dari pengaruh  isinya, isu bisa berupa pengungkapan masalah yang sedang dihadapi oleh individu, kelompok, atau masyarakat, isu juga bisa berupa usulan solusi untuk memecahkan masalah. Masing-masing jenis isu mempunyai efek yang berbeda dalam proses agenda setting. Oleh karena itu, seharusnya diberikan pertimbangan khusus dalam penelitian agenda setting.

C. Publik dapat di pengaruhi banyak khalayak karena masyarakat sering berpendapat yang lebih negatif terhadap isu yang mereka tau. apa lagi kasus-kasus yang selama ini banyak terjadi diindonesia para audiens selalu memberi tanggapan yang kritis, dan belum mengetahui pasti apa yang terjadi tersebut.... 





1. Apakah implikasi teori uses dan grafitication terhadap kebutuhan komunikasi dan informasi.?

 Dalam Teori Uses and Gratification ini bertujuan untuk menjelaskan tentang informasi yang ada di dalam media terutama media massa. Dalam teori ini ada beberapa kebutuhan yang menyangkut dengan komunikasi, yaitu  audiens tidak lagi dipandang sebagai orang pasif yang hanya menerima informasi yang disampaikan oleh media, tapi audiens berlaku aktif dan selektif, dan juga kritis terhadap semua informasi yang disampaikan oleh media Dan segi komunikasi kita bisa mengetahui lebih banyak hal lagi tentang bagimana kita bisa menempatkan diri  yaitu dengan membawa pesan yang dibawa oleh media internet dapat menghubungkan komunikator dan komunikan pada waktu yang berbeda, namun mereka tetap dapat berinteraksi secara nyaman. Seorang individu dapat mengirim, menerima dan menyimpan sebuah pesan sekehendaknya. Untuk media televisi, asynchroneity bermakna individu dapat menyimpan sebuah tayangan televisi untuk kemudian ditontonnya kembali pada waktu yang lain.